Thursday, April 17, 2025

Mengembalikan Outbound pada Khittahnya

 Rasanya term outbound semakin mengalami perbedaan tahun ke tahun, 

era thn 70an Hahn dan Holt memulai dengan petulangan menjelajah gunung dan menempuh perjalanan lautan sebagai metode menempa diri, setiap peserta 'push to the limit' sehingga sangat termotivasi untuk melampaui kendala kendala kesulitan alam dan pada akhir memahami bahwa dengan mereka dapat melampaui kendala alam jika memiliki tekad kuat.
Mari kita lihat outbound jaman now..
Mungkin memang karakteristik manusia yang berubah, kemudian 'cara belajar' nya pun berbeda sehingga kalau diamati aspek 'Fun' yang biasanya hanya digunakan untuk ice breaking menjadi mendominasi istilah 'outbound'. Banyak yang terjebak pada istilah outbound untuk sekumpulan permainan ice breaking dan kerja kelompok. Bahkan kelihatannya aspek 'kesulitan', 'push the people limitation' mulai berkurang. So, masihkah itu disebut outbound? entah lah...

Beberapa waktu yang lalu request dari sebuah sekolah untuk 'outbound' coba kita penuhi di ecoethno leadcampsite. Kami masih berpendapat bahwa 'kesulitan, petualangan dan keluar dari 'limit' seharusnya menjadi utama. Selain itu karena ada juga muatan untuk ' memperkenalkan design thinking sebagai salah satu metode untuk memecahkan masalah dengan cara kreatif maka diujicobakan melakukan team building di site. 
ice breaking




brainstorming

ideation



saat yang sama ada yang jual ikan dari danau 
outbound yang terlalu happy :D


Stage 1 : bernegosiasi, kreatifitas,problem solving

dengan alat seadanya, harus bisa menyebrangi danau

melampaui batas







the winner !

Publish awal pada 06032018

No comments:

Post a Comment

Hey..Anak TK Juga Bisa Berpetualang!

 Setelah mendapat paksaan, dorongan, motivasi dari para ibu ibu seantero jagad Ecoethno, akhirnya sejak awal tahun 2018 ini ada lini baru di...